SOSIALISASI MT 1

Pranoto Mongso adalah pembagian musim dalam satu tahun yang disusun berdasarkan sifat-sifat dan siklus perubahan iklim di suatu wilayah dengan menggunakan metode “Ilmu Titen”. Yang dimaksud dengan ilmu titen adalah ilmu yang didapat dari hasil pengamatan fenomena alam. Terkait dengan kegiatan budidaya tanaman, ada dua aspek yang sangat penting untuk dipelajari dari adanya pranoto mongso ini, yaitu:

Hubungan antara jadwal waktu tanam suatu jenis komoditas tanaman tertentu dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan tanaman bersangkutan, sampai kepada tingkat
Hubungan antara siklus perubahan cuaca dengan dinamika perkembangan hama dan penyakit tanaman.
Kedua hal tersebut di atas sangat diperlukan agar petani dapat menentukan jadwal waktu tanam yang tepat. Ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari adanya jadwal waktu tanam ini, contohnya:

Mengurangi resiko gangguan hama dan penyakit tanaman, sehingga secara tidak langsung dapat menekan penggunaan pestisida.
Mengurangi resiko gagal panen atau puso akibat kekurangan air, kebanjiran, roboh terkena angin, dan sebagainya.
Produksi atau hasil panen diharapkan bisa maksimal apabila ditanam pada waktu yang tepat, karena keberhasilan budidaya tanaman sangat dipengaruhi kondisi lingkungan.
Memang iklim dan cuaca telah banyak mengalami perubahan. Namun perubahan yang terjadi juga tetap memiliki pola dan kecenderungan yang tetap bisa diamati. Dengan demikian, petani yang memiliki dasar pemahaman pranoto mongso tentu jauh lebih baik dibanding petani yang tidak punya pedoman.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *